Archive for » November, 2010 «

Oleh : Muhammad Farid Alwajdi*

Suatu ketika di tahun 399 SM ada seorang yang sangat terkenal dengan kepandaiannya tentang filsafat dan ilmu politik yang dijebloskan ke penjara dan akan dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Heliast (Court of Heliast). Dia adalah Socrates, orang yang belajar langsung dari Plato sedangkan plato sendiri merupakan Bapak Filsafat Yunani Kuno. Tuduhan yang dikenakan kepada Socrates ada dua. Pertama, Socrates menolak menyembah dewa resmi yunani dan yang Kedua, Dia dianggap meracuni pikiran anak muda.

Menariknya Socrates diadili oleh seluruh warga atena yang terdiri dari 501 orang. Angka ganjil tersebut harus selalu ada untuk memastikan bahwa terdapat kepastian hukum yang jelas. Selanjutnya orang yang merasa mempunyai bukti bahwa orang lain melakukan kesalahan dapat dituntut maka dia dapat menjadi jaksa. Pendek kata Setiap warga dimungkinkan untuk menjadi hakim dan jaksa. Hal ini sangatlah wajar mengingat jumlah penduduk suatu negara pada waktu itu hanya berjumlah ratusan.

more…

Author: Muhammad Ghufron Mustaqim

Having been twice reversed, Obama finally visited Indonesia in less than 24 hours trip (9-10/11). Together with first lady Michelle Obama, the 44th US President landed on Halim Perdana Kusuma Airport on Tuesday afternoon after a previous visit to “aal iz well” country, India. What does this signifies to Indonesia, specifically to Indonesian student? Of course a part from delight being visited by this sexiest president.

Ever been to US? It’s basically an admirable countryside for you to draw closer. It is dirt free from unmanaged garbage and junk, which they often come across in every meter of our footstep in our motherland. You can glimpse white, black, and colored people coming from every corner in this world. For you who love shopping, or window-shopping, US offers you with various attractive and excellent stores, which provide everything ever produced. What’s more, historical sites, with their admirable and splendid construction, should wave our astonishment to this country. FYI, I desperately dream to be there almost immediately, and you must as well, must not you?
more…

oleh M. Zulfi Ifani

Meninggalnya Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, pada erupsi Selasa (26/10) menyisakan duka dan juga pertanyaan dari berbagai kalangan. Para tetangga menilai beliau sebagai sosok pemimpin yang sederhana dan bertanggungjawab, sebagian besar media pun tidak jauh berbeda dalam menilai. Akan tetapi, tak sedikit pula yang mengkritik bahwa sikap beliau yang keras kepala dengan mengabaikan paksaan untuk segera turun menyebabkan korban yang tak sedikit. Tak hanya beliau yang kehilangan nyawa, namun juga belasan warga desa lainnya yang sami’na wa atho’na atas segala keputusan beliau.

Dalam dunia komunikasi, tindakan sebagian warga yang lebih percaya dengan Mbah Maridjan ketimbang pemerintah dapat dianalisis, salah satunya dengan pendekatan opinion leader. more…

BANTUL – Berbicara pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) XV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DIY (Jumat, 5/11/2010), Ketua Umum DPD IMM DIY Anang Masduki menegaskan ciri khas IMM DIY yaitu substansi. Dia menilai kondisi DPD IMM DIY yang hanya terdiri 5 cabang secara kuantitas sangat kecil bila dibandingkan DPD, seperti DPD Jawa Tengah atau DPD Jawa Timur. Akan tetapi, kondisi ini justru membawa hikmah saat muktamar berlangsung. Menurutnya, bila DPD lain fokus pada pengusungan calon ketua umum, DPD IMM DIY justru fokus pada substansi materi muktamar.

Anang Masduki, alumni Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, ini juga menegaskan bahwa pelaksanaan Musyda bukan berarti IMM kehilangan kepekaan sosial terhadap bencana Merapi yang sedang melanda Yogyakarta. “Setelah musyda ini berakhir, saya harap kita semua akan kembali ke masyarakat untuk membantu,” tuturnya. Oleh karena itu, dia berharap musyda akan berjalan dengan lebih efektif dengan meninggalkan perdebatan dan konflik yang non-substansial. more…

Category: Berita  Tags: , ,  Leave a Comment