Archive for the Category »Informasi «

FISIPOL UGM launches a program “FISIPOL PUBLICATION GRANT 2011!!”. It aims at increasing a number of academic writings among academia in the Faculty of Social and Political Sciences.

For any inquiries please contact

Ms. DHENOK PRATIWI

Office of Research and Cooperation

Faculty of Social and Political Sciences

Universitas Gadjah Mada

Mobile: 085292043143

#KETENTUAN HIBAH PENULISAN#

Hibah Penulisan ini bisa diikuti oleh seluruh dosen dan peneliti, baik internal maupun eksternal Fisipol UGM, dengan beberapa syarat berikut:

1. Naskah dapat ditulis secara individual atau kolaboratif.

2. Naskah yang diserahkan belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dalam proses penerbitan dalam media apapun.

3. Tema naskah:

a. New Media

b. Perbatasan dan Keamanan

c. Pencapaian MDGs

d. Inovasi Penyelenggaraan Pemerintahan

e. Living with Dissaster

4. Lebih diutamakan naskah yang bersifat multidisipliner.

5. Publikasi naskah terpilih menjadi hak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM. more…

Subdirektorat PPKB Direktorat Kemahasiswaan UGM kembali menyelenggarakan Annual Essay Competition (ANESC) 2011 dengan tema besar BERSAHABAT DENGAN ALAM, WASPADA TERHADAP BENCANA.

Dengan sub tema:
1) Fenomena Alam: Berkah atau Kutukan?
2) Aplikasi Ilmu dan Teknologi dalam Penanggulangan Bencana
3) Kontribusi Nyata Mahasiswa dalam Manajemen Bencara
4) Menyikapi Bencana dengan Kearifan Lokal
5) Kebijakan Penanganan Bencana: Bagaimana Sebaiknya? more…

oleh: Ghifari Yuristiadhi

Senin (14/2) yang lalu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah cabang Bulaksumur Karangmalang (BSKM), Sleman dihadirkan dalam siaran acara “Berani Bicara” di studio TVRI Jogja. Siaran acara “Berani Bicara” TVRI Jogja yang berformat debat itu mengangkat tema “Benarkah gerakan mahasiswa stagnan?” Sebagai lawan bicara, TVRI Jogja menghadirkan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Yogyakarta.
Isu gerakan mahasiswa yang stagnan diangkat pada kesempatan itu dengan melihat realita bahwa gerakan mahasiswa hari ini memang terkesan mandeg. Apabila dibandingkan dengan gerakan mahasiswa yang bergolak pada dekade 1960’an dan 1990’an, ada perbedaan signifikan dengan gerakan mahasiswa hari ini. Perbedaan itu tampak dengan sinyalemen bahwa gerakan mahasiswa hari ini sangat ego sektoral, tidak bersatu dan berjalan sendiri-sendiri. more…

Category: Informasi  One Comment

oleh Inamul Haqqi Hasan

Salah satu saat Muhammadiyah ‘naik’ di media massa adalah ketika menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Pasalnya, Muhammadiyah yang memakaimetode hisab terkenal selalu mendahului pemerintah yang memakai metode rukyatdalam menentukan masuknya bulan Qamariah. Hal ini menyebabkan ada kemungkinan 1Ramadhan dan 1 Syawwal versi Muhammadiyah berbeda dengan pemerintah. Dan halini pula yang menyebabkan Muhammadiyah banyak menerima kritik, mulai dari tidakpatuh pada pemerintah, tidak menjaga ukhuwah Islamiyah, hingga tidak mengikutiRasullullah Saw yang jelas memakai rukyat al-hilal. Bahkan dari dalam kalanganMuhammadiyah sendiri ada yang belum bisa menerima penggunaan metode hisab ini. more…

oleh Irfa Fahd Rizal

Dalam perjalan sejarah umat manusia, tidak lepas dari pengaruh oleh orang orang yang berperan didalamnya. Baik para para pemikir sosial maupun para ilmuan eksakta keduanya sangat berpengaruh dalam perkembangan zaman di kemudian hari. Menurut Michael Hart (1978) dalam bukunya 100 orang yang paling berpengaruh di dunia mencatat bahawa sosok yang baling dapat membawa perubahan di dunia adalah Muhammad SAW. Telaah yang dilakukan Dr. Hart adalah penkajian secara ilmiah dengan melihat berbagai prespektif. Menurut Dr. Munzir (2008) dalam disertasinya yang kemudian dibukukan mejelaskan, bahwa bukti misi Revolusioner Nabi Muhammad SAW, tidak saja terlihat pada masa hidupnya. Pada masa Nabi, ajaran Islam yang awalnya sama sekali ditolak oleh karena meruntuhkan tradisi Makkah ketika itu kemudian dapat diterima oleh masyarakat, dengan puncaknya pada peristiwa Fathul Makkah. Sebagai aktor perubahan, Muhammad SAW sangatlah sukses dalam membawa misi Profetiknya ketika itu. Bagaimana Muhammad SWA, menjadi pembebas masyarakat dari berbagai macam ketidakadilah sosial, kejahiliahan sosial, dan yang lebih penting adalah penyadaran akan transindental pada pencipta, Allah SWT. Lanjut…