<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for :: IMM UGM ONLINE ::</title>
	<atom:link href="http://immugm.web.id/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://immugm.web.id</link>
	<description>Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Gadjah Mada</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 20:22:00 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by Ali Ma'ruf</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-288</link>
		<dc:creator>Ali Ma'ruf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 20:22:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-288</guid>
		<description>Assalamualaikum,..saya salut dengan sikap anak muda muhammadiyah skrg, sudah bisa mencermati manhaj plin-plan salafi, berbeda dalam hal furu&#039; tidak masalah, te2p kedepankan sikap tasamuh,..silakan gabung di grup FB berikut untuk mengupas tuntas aqidah salafi wahabi : http://www.facebook.com/groups/1OMWDI/

Sekedar saran buat salafi, muhammadiyah atau aswaja..silakan simak dialog terbuka antara Buya Yahya (ulama aswaja cirebon) dan Ust. Thaharah (Yayasan As-Sunnah Cirebon dari pihak salafi)

Diskusinya seharusnya bersambung, tetapi sepertinya ust. Thaharah tidak berani karena hujjah2nya sudah terbantahkan..malah mengeluarkan koran republika, dari diskusi ini saja sudah terlihat salafi tidak mengedepankan Al-Qur&#039;an &amp; Hadits...Ada 4 file (340MB) 2 file hari pertama, 2 file hari ke-2. Diskusinya ditayangkan di cirebon tv.. :
1. http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag1_Disc1.flv
2. http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag1_Disc2.flv
3. http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag2_Disc1.flv
4. http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag2_Disc2.flv

Mari serahkan agama ini kepada ahlinya, jgn mudah terlena dengan embel2 manis kembali ke Al-Qur&#039;an Hadits,.dalil itu urusan ulama&#039;, siapa kita?seharusnya kita bisa sadar diri...dan smoga saudara2 kita (mahasiswa) yg terbujuk rayuan manis salafi bisa kembali ke jalaan yg benar,..salam buat pengurus2 muhammadiyah

Ali Ma&#039;ruf (mhsiswa ftp ugm)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum,..saya salut dengan sikap anak muda muhammadiyah skrg, sudah bisa mencermati manhaj plin-plan salafi, berbeda dalam hal furu&#8217; tidak masalah, te2p kedepankan sikap tasamuh,..silakan gabung di grup FB berikut untuk mengupas tuntas aqidah salafi wahabi : <a href="http://www.facebook.com/groups/1OMWDI/" rel="nofollow">http://www.facebook.com/groups/1OMWDI/</a></p>
<p>Sekedar saran buat salafi, muhammadiyah atau aswaja..silakan simak dialog terbuka antara Buya Yahya (ulama aswaja cirebon) dan Ust. Thaharah (Yayasan As-Sunnah Cirebon dari pihak salafi)</p>
<p>Diskusinya seharusnya bersambung, tetapi sepertinya ust. Thaharah tidak berani karena hujjah2nya sudah terbantahkan..malah mengeluarkan koran republika, dari diskusi ini saja sudah terlihat salafi tidak mengedepankan Al-Qur&#8217;an &amp; Hadits&#8230;Ada 4 file (340MB) 2 file hari pertama, 2 file hari ke-2. Diskusinya ditayangkan di cirebon tv.. :<br />
1. <a href="http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag1_Disc1.flv" rel="nofollow">http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag1_Disc1.flv</a><br />
2. <a href="http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag1_Disc2.flv" rel="nofollow">http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag1_Disc2.flv</a><br />
3. <a href="http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag2_Disc1.flv" rel="nofollow">http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag2_Disc1.flv</a><br />
4. <a href="http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag2_Disc2.flv" rel="nofollow">http://www.buyayahya.com/00VIDEO/Kaset_Buya_FLV/Dialog_Tawasul_Bag2_Disc2.flv</a></p>
<p>Mari serahkan agama ini kepada ahlinya, jgn mudah terlena dengan embel2 manis kembali ke Al-Qur&#8217;an Hadits,.dalil itu urusan ulama&#8217;, siapa kita?seharusnya kita bisa sadar diri&#8230;dan smoga saudara2 kita (mahasiswa) yg terbujuk rayuan manis salafi bisa kembali ke jalaan yg benar,..salam buat pengurus2 muhammadiyah</p>
<p>Ali Ma&#8217;ruf (mhsiswa ftp ugm)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tidak Ada Negara Islam! by abu gosok</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/06/09/tidak-ada-negara-islam/comment-page-1/#comment-287</link>
		<dc:creator>abu gosok</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 07:54:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=271#comment-287</guid>
		<description>@abdullah
apakah ini abdulloh orang yg sama dg  abdulloh komen di forum santri salaf? jika iya orang yang sama maka abdulloh ini adalah penipu dan tidak dapat dipercaya, mengaku mahasiswa al azhar tetapi mamalsukan kitab ibnu taimiyyah.

@abdulloh anda masih punya hutang untuk menjawab penipuan anda dengan memalsukan kitab ibnu taimyyah karena anda berjanji menjawabnya jgn lari dari web yg satu ke web yg lainnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@abdullah<br />
apakah ini abdulloh orang yg sama dg  abdulloh komen di forum santri salaf? jika iya orang yang sama maka abdulloh ini adalah penipu dan tidak dapat dipercaya, mengaku mahasiswa al azhar tetapi mamalsukan kitab ibnu taimiyyah.</p>
<p>@abdulloh anda masih punya hutang untuk menjawab penipuan anda dengan memalsukan kitab ibnu taimyyah karena anda berjanji menjawabnya jgn lari dari web yg satu ke web yg lainnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by abu gosok</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-286</link>
		<dc:creator>abu gosok</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 17:16:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-286</guid>
		<description>@Abah Yahya terima kasih bisa dengan sabar dan ilmiah menjawab komen2 teman2 wahaby</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Abah Yahya terima kasih bisa dengan sabar dan ilmiah menjawab komen2 teman2 wahaby</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by hikmah</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-285</link>
		<dc:creator>hikmah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 09:51:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-285</guid>
		<description>eits
katanya Muslim, kok malah ribut??

katanya anti bid&#039;ah, kok malah dakwah via internet?

katanya anti taqlid kok malah memuliakan ajaran abdul wahab, &amp; arab saudi daripada ajaran Nabi Muhammad SAW?


kita ini MUSLIM janganlah saling ribut &amp; memuliakan tokoh2 sekte masing2 melebihi memuliakan Nabi Muhammad SAW.


msalah sesat, masalah kafir, dll toh kita tidak bisa sembarangan menentukannya.
yang pasti sesat itu yang menentang ayat2 ALLAH SWT

nah masalah ayat2 ALLAH SWT (Al-Quraan) itu perlu kajian yang amat dalam, baru bisa dikatakan sesat/kafir.
jangan hanya melihat teks Al-Quraan saja.

kalau hanya melihat teks nya saja (tanpa mau mengkaji kandungannya serta asbabun Nuzulnya) &amp; kita langsung menetapkan orang itu kafir, itu pemikiran yang kerdil.

kita ini perlu mengkaji Al-Quraan dengan dalam, TIDAK HANYA SEKEDAR MEMBACA TEKS.

contohnya, ketika malaikat Jibril menyampaikan wahyu yang pertama &quot;iqra&quot; lalu Nabi SAW menjawab &quot;saya tidak bisa membaca&quot;, dst (kalian pasti sudah tau)

nah makanya perlu pengkajian Al-Quraan TIDAK HANYA SEKEDAR MEMBACA TEKS, dalam hal apapun terlebih mencap orang lain kafir.

sudah jangan ribut sesama muslim, daripada ribut, mendingan sama2 memajukan Islam &amp; jangan ada lagi yang memuliakan tokoh baik melebihi memuliakan Nabi Muhammad SAW.
&amp; yang terlebih penting lagi, jangan hanya sekedar tau, tapi amalkan Al-Quraan + Hadits</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eits<br />
katanya Muslim, kok malah ribut??</p>
<p>katanya anti bid&#8217;ah, kok malah dakwah via internet?</p>
<p>katanya anti taqlid kok malah memuliakan ajaran abdul wahab, &amp; arab saudi daripada ajaran Nabi Muhammad SAW?</p>
<p>kita ini MUSLIM janganlah saling ribut &amp; memuliakan tokoh2 sekte masing2 melebihi memuliakan Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>msalah sesat, masalah kafir, dll toh kita tidak bisa sembarangan menentukannya.<br />
yang pasti sesat itu yang menentang ayat2 ALLAH SWT</p>
<p>nah masalah ayat2 ALLAH SWT (Al-Quraan) itu perlu kajian yang amat dalam, baru bisa dikatakan sesat/kafir.<br />
jangan hanya melihat teks Al-Quraan saja.</p>
<p>kalau hanya melihat teks nya saja (tanpa mau mengkaji kandungannya serta asbabun Nuzulnya) &amp; kita langsung menetapkan orang itu kafir, itu pemikiran yang kerdil.</p>
<p>kita ini perlu mengkaji Al-Quraan dengan dalam, TIDAK HANYA SEKEDAR MEMBACA TEKS.</p>
<p>contohnya, ketika malaikat Jibril menyampaikan wahyu yang pertama &#8220;iqra&#8221; lalu Nabi SAW menjawab &#8220;saya tidak bisa membaca&#8221;, dst (kalian pasti sudah tau)</p>
<p>nah makanya perlu pengkajian Al-Quraan TIDAK HANYA SEKEDAR MEMBACA TEKS, dalam hal apapun terlebih mencap orang lain kafir.</p>
<p>sudah jangan ribut sesama muslim, daripada ribut, mendingan sama2 memajukan Islam &amp; jangan ada lagi yang memuliakan tokoh baik melebihi memuliakan Nabi Muhammad SAW.<br />
&amp; yang terlebih penting lagi, jangan hanya sekedar tau, tapi amalkan Al-Quraan + Hadits</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengapa Muhammadiyah Memakai Hisab? by software</title>
		<link>http://immugm.web.id/2010/08/16/mengapa-muhammadiyah-memakai-hisab/comment-page-2/#comment-281</link>
		<dc:creator>software</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 11:43:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=195#comment-281</guid>
		<description>&lt;strong&gt;teknologi...&lt;/strong&gt;

[...]Mengapa Muhammadiyah Memakai Hisab? &#124; :: IMM UGM ONLINE ::[...]...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>teknologi&#8230;</strong></p>
<p>[...]Mengapa Muhammadiyah Memakai Hisab? | :: IMM UGM ONLINE ::[...]&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by Abah Yahya</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-280</link>
		<dc:creator>Abah Yahya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 05:29:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-280</guid>
		<description>Begitulah Kang Alie, .... Juga Kang Andarya, .... kebanyakan pada nggak mau baca dengan benar, tenang, tapi yang diutamakan menjagokan Tokohnya. kalau ada yang mencela tokohnya langsung sewot, masa bodo kalau ajarannya membuat kita sesat. 
Bayangkan saja untuk mencoba membaca buku yang dikupas rubrik ini saja nggak ada yang mau karena dinilai melecehkan Tokoh Idolanya, bukan karena ajaran tokoh idolanya itu ada yang menunjukkan kekeliruannya, terus mau meneliti apa iya? Tapi bisanya Langsung sewot, marah, maki-maki, menghujat, untung ngga bisa nyumpahin, karena kalau nyumpahin juga diketawain para malaikat (ane yaquiin.... go la go quiin..) 
Coba telusuri komentar2 diatas, ternyata penganut sekte Wahabi ini akal fikirannya telah tertutup oleh racun yang ditebar oleh para ulamanya, sehingga yang ada hanyalah omongan rendah yang tidak intelek, tapi mereka mengklaim orang lain yang konyol, orang lain yang kelewatan kalau bicara, seperti saya dianggap najis, saya dianggap lebih parah dibanding septick tank? kan ya... lucu aja gitu.... Insya Allah saya jauh dari rasa tersinggung, bahkan jadi prihatin, karena betapa hebatnya ulama sekte wahabi dalam menebar racun. Seperti pemikiran primitif : kalau Rasulullah SAW tidak mencontohkan maka pelakunya disebut bid&#039;ah, setiap bid&#039;ah PASTI sesat, setiap kesesatan hadiahnya NERAKA. Coba lihat Al Qur&#039;an yang sekarang, bandingkan dengan artefak aslinya yang tidak ada titik misalnya pada huruf ba, ta, tsa, ya, syin, dzod, dho, dza,kho, jim, tidak ada fathah, kasrah, dzommah, tasydid, sukun, tidak ada nomor ayat, terus apakah itu bukan hasil bid&#039;ah?
Dijaman Rasulullah tidak ada pelajaran Tajwid, Fashohah, Nahwu, shorof, semua ilmu ini kan hasil bid&#039;ah? 
Ditambah lagi kita semua saat ini sangat terbantu dengan adanya kitab-kitab hadits, tapi bukankah Rasulullah dulu melarang menulis/membukukan hadits?. Itulah yang saya bilang bahwa pemahaman bahwa Al Bid&#039;atun dlolalah, ad-dlolalatu fin-nar itu pemahaman wahabi saat ini yang sangat primitif. Kaya orang ngajarin kera untuk bisa tampil di Topeng Monyet aja. Karena si kera kalau disalahkan penonton saat aksinya akan marah besar. Wallaahu a&#039;lam bi-showaab</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Begitulah Kang Alie, &#8230;. Juga Kang Andarya, &#8230;. kebanyakan pada nggak mau baca dengan benar, tenang, tapi yang diutamakan menjagokan Tokohnya. kalau ada yang mencela tokohnya langsung sewot, masa bodo kalau ajarannya membuat kita sesat.<br />
Bayangkan saja untuk mencoba membaca buku yang dikupas rubrik ini saja nggak ada yang mau karena dinilai melecehkan Tokoh Idolanya, bukan karena ajaran tokoh idolanya itu ada yang menunjukkan kekeliruannya, terus mau meneliti apa iya? Tapi bisanya Langsung sewot, marah, maki-maki, menghujat, untung ngga bisa nyumpahin, karena kalau nyumpahin juga diketawain para malaikat (ane yaquiin&#8230;. go la go quiin..)<br />
Coba telusuri komentar2 diatas, ternyata penganut sekte Wahabi ini akal fikirannya telah tertutup oleh racun yang ditebar oleh para ulamanya, sehingga yang ada hanyalah omongan rendah yang tidak intelek, tapi mereka mengklaim orang lain yang konyol, orang lain yang kelewatan kalau bicara, seperti saya dianggap najis, saya dianggap lebih parah dibanding septick tank? kan ya&#8230; lucu aja gitu&#8230;. Insya Allah saya jauh dari rasa tersinggung, bahkan jadi prihatin, karena betapa hebatnya ulama sekte wahabi dalam menebar racun. Seperti pemikiran primitif : kalau Rasulullah SAW tidak mencontohkan maka pelakunya disebut bid&#8217;ah, setiap bid&#8217;ah PASTI sesat, setiap kesesatan hadiahnya NERAKA. Coba lihat Al Qur&#8217;an yang sekarang, bandingkan dengan artefak aslinya yang tidak ada titik misalnya pada huruf ba, ta, tsa, ya, syin, dzod, dho, dza,kho, jim, tidak ada fathah, kasrah, dzommah, tasydid, sukun, tidak ada nomor ayat, terus apakah itu bukan hasil bid&#8217;ah?<br />
Dijaman Rasulullah tidak ada pelajaran Tajwid, Fashohah, Nahwu, shorof, semua ilmu ini kan hasil bid&#8217;ah?<br />
Ditambah lagi kita semua saat ini sangat terbantu dengan adanya kitab-kitab hadits, tapi bukankah Rasulullah dulu melarang menulis/membukukan hadits?. Itulah yang saya bilang bahwa pemahaman bahwa Al Bid&#8217;atun dlolalah, ad-dlolalatu fin-nar itu pemahaman wahabi saat ini yang sangat primitif. Kaya orang ngajarin kera untuk bisa tampil di Topeng Monyet aja. Karena si kera kalau disalahkan penonton saat aksinya akan marah besar. Wallaahu a&#8217;lam bi-showaab</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by Andarya</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-279</link>
		<dc:creator>Andarya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 02:52:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-279</guid>
		<description>Umat islam terpecah belah adalah karena pemahaman tentang hadits yang dianggp shahih hingga muncullah berbagai mazhab. Padahal pada jaman rasulullah tidak ada mazhab syiah, ahlusunnah, wahabbi/salafi. Hati-hati dihadits shahih pun termasuk bukhari ada yang dhoif atau palsu dan sebagainya . Padahal banyak umat islam percaya hadits dari bukhari dkk pasti shahih. Coba baca penelitian ilmiah dari Prof Dr Muhibbin di link http://dunia.pelajar-islam.or.id/dunia.pii/arsip/prof-dr-muhibbin-hadis-palsu-dan-lemah-dalam-sahih-bukhari.html. Kajilah yang sudah pasti benar yaitu Alquran. Jangan terlalu percaya dengan yang berbau arab. Apalagi arab saudi adalah temannya amerika. Silahkan cari datanya di internet atau kunjungi http://abusalafy.wordpress.com/2010/07/20/kedubes-arab-saudi-washington-70-tahun-hubungan-mesra-arab-saudi-yang-salafy-dengan-amerika/. atau lihat tingkah laku para pangeran arab di http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2010/12/31/beginilah-kalau-pangeran-arab-saudi-berlibur/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Umat islam terpecah belah adalah karena pemahaman tentang hadits yang dianggp shahih hingga muncullah berbagai mazhab. Padahal pada jaman rasulullah tidak ada mazhab syiah, ahlusunnah, wahabbi/salafi. Hati-hati dihadits shahih pun termasuk bukhari ada yang dhoif atau palsu dan sebagainya . Padahal banyak umat islam percaya hadits dari bukhari dkk pasti shahih. Coba baca penelitian ilmiah dari Prof Dr Muhibbin di link <a href="http://dunia.pelajar-islam.or.id/dunia.pii/arsip/prof-dr-muhibbin-hadis-palsu-dan-lemah-dalam-sahih-bukhari.html" rel="nofollow">http://dunia.pelajar-islam.or.id/dunia.pii/arsip/prof-dr-muhibbin-hadis-palsu-dan-lemah-dalam-sahih-bukhari.html</a>. Kajilah yang sudah pasti benar yaitu Alquran. Jangan terlalu percaya dengan yang berbau arab. Apalagi arab saudi adalah temannya amerika. Silahkan cari datanya di internet atau kunjungi <a href="http://abusalafy.wordpress.com/2010/07/20/kedubes-arab-saudi-washington-70-tahun-hubungan-mesra-arab-saudi-yang-salafy-dengan-amerika/" rel="nofollow">http://abusalafy.wordpress.com/2010/07/20/kedubes-arab-saudi-washington-70-tahun-hubungan-mesra-arab-saudi-yang-salafy-dengan-amerika/</a>. atau lihat tingkah laku para pangeran arab di <a href="http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2010/12/31/beginilah-kalau-pangeran-arab-saudi-berlibur/" rel="nofollow">http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2010/12/31/beginilah-kalau-pangeran-arab-saudi-berlibur/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by alie</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-278</link>
		<dc:creator>alie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 00:34:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-278</guid>
		<description>wah..sungguh dungu ya umat wahbabi..dikit2 kafirkan org...apalgi ne yang pada komen arogan dg kebodoannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah..sungguh dungu ya umat wahbabi..dikit2 kafirkan org&#8230;apalgi ne yang pada komen arogan dg kebodoannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by andik</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-277</link>
		<dc:creator>andik</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 08:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-277</guid>
		<description>wahabi biang perpecahan, dangkal dan dungu.aqidahnya aneh, fatwanya nyleneh. umat lain sudah ke bulan, wahabi sibuk urus orang2 yasinan dan tahlilan aja. smoga buku2 seperti ini bermunculan terus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wahabi biang perpecahan, dangkal dan dungu.aqidahnya aneh, fatwanya nyleneh. umat lain sudah ke bulan, wahabi sibuk urus orang2 yasinan dan tahlilan aja. smoga buku2 seperti ini bermunculan terus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi by pokemonduri</title>
		<link>http://immugm.web.id/2011/03/09/review-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi/comment-page-1/#comment-276</link>
		<dc:creator>pokemonduri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 10:00:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://immugm.web.id/?p=253#comment-276</guid>
		<description>Pujian ASyaikh Muhammad Rasyid Ridho (Pimpinan Majalah Al-Manar, Mesir ] kepada Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab.
Beliau berkata,

“Zaman yang telah banyak tersebar bid’ah ini, tidak akan pernah berlalu tanpa adanya ulama rabbaniyyin yang terpilih untuk memperbarui kembali bagi umat ini urusan agama mereka dengan dakwah dan ta’lim serta teladan yang baik.

Mereka adalah orang-orang terpilih yang menafikkan dari agama ini; penyimpangannya orang-orang yang melampaui batas, kedustaan dengan mengatasnamakan agama yang dilakukan oleh orang-orang yang sesat dan penakwilan orang-orang jahil, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Adalah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab di antara ulama pembaharu yang terpilih itu. Beliau bangkit untuk mengajak kepada tauhid dan memurnikan ibadah hanya kepada Allah semata, meninggalkan bid’ah dan kemaksiatan.”

[Muqaddimah Shiyanatul Insan, hal. 5]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pujian ASyaikh Muhammad Rasyid Ridho (Pimpinan Majalah Al-Manar, Mesir ] kepada Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab.<br />
Beliau berkata,</p>
<p>“Zaman yang telah banyak tersebar bid’ah ini, tidak akan pernah berlalu tanpa adanya ulama rabbaniyyin yang terpilih untuk memperbarui kembali bagi umat ini urusan agama mereka dengan dakwah dan ta’lim serta teladan yang baik.</p>
<p>Mereka adalah orang-orang terpilih yang menafikkan dari agama ini; penyimpangannya orang-orang yang melampaui batas, kedustaan dengan mengatasnamakan agama yang dilakukan oleh orang-orang yang sesat dan penakwilan orang-orang jahil, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>Adalah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab di antara ulama pembaharu yang terpilih itu. Beliau bangkit untuk mengajak kepada tauhid dan memurnikan ibadah hanya kepada Allah semata, meninggalkan bid’ah dan kemaksiatan.”</p>
<p>[Muqaddimah Shiyanatul Insan, hal. 5]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

