Posts Tagged ‘Kritik’

Kritik untuk Kemajuan BEM KM UGM

Written on February 2nd, 2010 by IMM UGM2 shouts

BEM KM UGMOleh: Muhammad Ghufron Mustaqim*)

Konteks dan Identifikasi Masalah

BEM KM UGM adalah organisasi mahasiswa yang secara struktural memiliki jangkauan kekuasaan terluas di kalangan mahasiswa UGM. Institusi ini merupakan organisasi di mana mahasiswa-mahasiswa UGM tidak sebatas belajar berorganisasi, namun sekaligus belajar membumikan keintelektualitasan mereka ke dalam aksi-aksi nyata, baik itu dengan mencermati kebijakan pemerintah-rektorat, maupun melakukan aksi-aksi sosial kemanusiaan.

Namun yang menarik untuk diperhatikan saat ini, adalah bagaimana mahasiswa UGM melihat BEM KM UGM itu sendiri dan juga apakah BEM KM ini mampu merefleksikan keanekaragaman mahasiswa-mahasiswa UGM.

Tulisan ini secara terbuka beropini tentang masalah-masalah BEM KM UGM, mulai dari kepemimpinan, kehomogenan anggota, hingga deligitamasi organisasi oleh publik mahasiswa UGM. Lanjut…

Full Story » Filed under Opini Tags:, ,

Bila Suatu Organisasi Berjalan Tanpa “Ideologi”

Written on October 14th, 2009 by IMM UGM4 shouts

oleh Arie Nugroho*

Kata ideologi yang tersemat dalam judul di atas dimaksudkan untuk ideologi dalam ranah praksis, bukan konsep – teoritis. Secara konsep saya 100 % yakin bahwa setiap organisasi memiliki tulisan – tulisan hitam di atas putih yang menggambarkan ideologi dari organisasi tersebut.

Dan organisasi di sini bisa diartikan sebagai sekumpulan orang yang memiliki kesamaan ideologi, mulai dari organisasi kesiswaan, organisasi kemahasiswaan, organisasi kemasyarakatan, dan negara pun bisa masuk ke dalamnya. (more…)

AAI Semestinya lebih Humanis

Written on May 31st, 2009 by IMM UGM4 shouts

oleh : Ari Hendra Lukmana *)

Dirasa kurang efektif dan tidak reseprentatif dalam mengajarkan sebuah nilai-nilai agama islam didalam sebuah kelas formal di kampus, maka perlunya sebuah metode yang mampu dan efektif, sehingga muncullah gagasan untuk menerapan sistem atau metode asistensi. Metode yang secara langsung dan fokus yang dilakukan seorang pengajar atau pemandu dalam memberikan ajaran-ajaran islam kepada beberapa orang dalam sebuah kelompok. Sistem inilah yang ternyata melahirkan sebuah hasil yang memuaskan, baik ditinjau dari pihak kampus yang mudah dalam penilean mahasiswa dalam kuliah agama islam, yang tidak hanya secara sederhana dinilai dari kognitif saja. Dari segi mahasiswa sendiri keuntungan system ini dapat dilihat dari lebih mudahnya mahasiswa dalam saling menimba ilmu antara pemandu dengan peserta. AAI Sistem ini terinspirasi dari metode awal dakwah Nabi Muhammad SAW ketika baru saja diangkat menjadi seorang rosul. Metode dakwah yang diterapkan pada awal kerosullan nabi yang sukses menciptakan istilah Assabiqunalawalun atau sebutan untuk orang-orang awal yang masuk islam dalam periode dakwah rosulluloh, yang banyak dalam membantu dakwah nabi Muhammad SAW tentu saja karena keikhlash mereka yang hanya mengharap ridho Alloh SWT, dan tegaknya agama Islam. kesuksesan inilah yang selanjutnya di lanjukan oleh para sahabat rosul dan ulama-ulama kita terdahulu tentu karena masih dengan konsep dan semanangat yang sama yaitu hanya mengharapkan ridho Alloh, keikhlasan tanpa mengharapkan suatu apapun dan berjuang dengan sekuat tenaga. (more…)

Full Story » Filed under Opini Tags:,